Sesat Ku

Label:

Terbang melayang bagai buih

Mati dan menghilang

Terombang ambing kebisuan

Menanti saat kepalsuan





Sinar matanya tajam menembus dinding semilir angin

Langit temaram pun tak kuasa mengangkat tongkat saktinya

Tunduk perlahan bersujud manis

Nyanyian riuh turut mengantar ke bukit asa






Terjagaku dari lamunanku, melayang tinggi tak tentu arah, sesaat tersadar

"Hei, dimana aku? Aku tersesat."

Lama kumencari ketidakpastian, hingga akhirnya kutahu

"aku hanya berputar2!"

Disatu titik, ya! Disitu

Wahai musafir, dengarkanlah, sayapku patah, napasku sesak, ini sungguh tidak nyaman

"tolong aku, aku kepayahan.."

Sangat  ku harap setitik terang, setetes kehidupan

Baca Yang Di Bawah Ini Juga

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya ke Blog Tribun Info.
Mohon di sertakan link sumber jika hendak mengkopi artikel blog Tribun Info.
Berkomentarlah yang baik dan membangun demi kemajuan bersama.

 
Tribun Info © 2010 | Designed by My Blogger Themes | Blogger Template by Blog Zone